Pengalaman Menjadi Volunteer di Tech In Asia Jakarta 2016

4 minute read

Volunteer Tech In Asia Jakarta 2016

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya saat menjadi volunteer Tech In Asia Jakarta 2016, sebelumnya saya pernah tulis di blog ku yang dulu cuman masa aktif blog wordpressnya habis maka saya rewrite dan reshare disini. Oiya sebelum diterima sebagai volunteer di TIAJKT2016 ini saya pernah mendaftar Developer Pass namun ditolak tapi saya mencoba mendapatkan Student Pass dan Volunteer dan akhirnya keduanya dapet hehehe :D

FYI untuk kalangan Developer, Student, dan Women Pass Gratis masuk ke venue acara tetapi hanya yang beruntung saja yang dapat ticket gratis ini. Harga tiket masuk untuk acara ini sebesar $99-$599, cukup menguras dompet bukan. Maka dari pada itu kemudian saya daftar lagi ticket Student Pass, dan menunggu beberapa hari kemudiaan.. Yeaay! dapet balasan email bahwa dapet ticket Student Pass untuk masuk ke acara ini. Oke dari situ saya baca-baca cara mengikutinya dan saya membuka laman FAQ, tempat Q&A untuk yang mendapatkan akses Student Pass di laman FB TIA Student Community.

Awal Mula Tahu Pendaftaran Volunteer

Awal mulanya saat buka FAQ Student Pass disitu ada yang menanyakan mengenai pendaftaran volunteer, dari situ saya mencoba Googling “Pendaftaran Volunteer Tech In Asia 2016” dan akhirnya ketemu pada satu halaman yang isinya untuk meng-apply volunteer, tanpa berpikir lama saya langsung mengisi formnya dan memastikan jawaban yang saya tulis di form itu dapat memastikan Tech in Asia untuk bisa jadi volunteernya.

Sekitar 1 minggu kemudian saya mendapatkan sebuah telfon, saya tidak tahu itu telfon darimana yang jelas dari nomor Jakarta (Kode area 021) dan juga pada saat itu posisi saya lagi UTS akhirnya saya reject dulu telfonnya. Setelah UTS saya telfon kembali nomor telfon tersebut dan ternyata telfon itu dari Tech In Asia, tujuan TIA telfon untuk mewawancara singkat kenapa kamu mendaftar volunteer dan mengikuti Tech in Asia ini, wawancara ini menggunakan Bahasa Inggris, pada saat itu bukan pusing kepalang karena di-interview secara dadakan, yasudah saya mencoba untuk tenang dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari TIA secara jelas, walapun ada pertanyaan yang gak paham dan juga bahasa inggrsnya kurang jelas. hehehe :’D Okey.

Setelah 1 minggu di interview secara dadakan itu, dapet email masuk dari TIA, yang isinya pengumuman volunteer, awalnya ga percaya sih, karena ga ada photo profile dari emailnya terus cuman teks biasa, biasanya kan email yang dikirimin bentuknya HTML gitu, terus saya googling dan cek di web techinasia nya ternyata benar kalau itu dari Tech In Asia, setelah itu saya nunggu email lagi untuk dapet job desk, selang 1 minggu dapet email job desk, ternyata saya mendapat bagian di “Content Stage Team” dan ada kontak techinasia, ada yang dari Tech In Asia Global dan Indonesia, langsung saya nanya2 dan minta dibuatkan surat izin perkuliahan karena harus briefing di Jakarta tanggal 15-17 November 2016.

Mulai Perjalanan

Tanggal 14 malem saya berangkat dari Jakarta, tapi kebetulan keretanya delay, jadwal keberangkatan yang semula jam 18.00 diundur jadi 21.00, alhamdulilah karena pas nyampe jakarta udah pagi jadi bisa langsung naik KRL ke Depok. Tibalah jam 21.00 kereta berangkat ke Jakarta, kebetulan saya duduk sebangku sama tetangga Dosen yang mengajar dikelas, banyak cerita di perjalanan, tapi beliau turun di St. Pasar Senen sedangkan saya turun di Jatinegera, setelah itu langsung beli tiket KRL ke Depok dan sekitar 1 jam perjalanan sampai di Depok, dan istirahat.

Sekitar jam 2 siang saya briefing di Balai Kartini Jakarta, disitu saya mulai berinteraksi dengan orang-orang volunteer Tech in Asia dan yang 1 team dengan saya. Hampir semua pembahasan menggunakan bahasa Inggris mau ga mau saya harus paham dan ngerti maksudnya ngomong apa karena acara ini acara besar banyak yang datang dari investor luar dan juga Tech in Asia nya kebanyakan Tech in Asia Global.

Setelah Briefing, kembali ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan besok, ternyata hari pertama acara saya telat 1 jam dari yang dijadwalnya jam 7, karena dijalan macet (namanya juga jakarta) :D saat sampai disana ada perasaan ga enak sih sama team leadernya kalau telat, tapi ya sudahlah, yang penting besok ga telat lagi.

Hari Pertama #TIAJKT2016

Image

Di hari pertama (17/11/2016) Tech In Asia Jakarta 2016 dapet pengalaman yang luar biasa, bisa bertemu dan berinteraksi sama orang-orang penggiat teknologi dan startup dari belahan dunia dan indonesia, seperti bisa bertemu dengan CEO Kaskus, COO Bukalapak, temen-temen yang ada di FB, dll, its so amaziing, ga nyangka bisa masuk ke acara ini sebagai panitianya langsung :D.

Di hari pertama saya dapet team/stand by di 101 Startup Stage (dalam bahasa inggris: one oh one start up stage), disitu antusiasme peserta Tech in Asia luar biasa, ada 1000 orang jadi sampai tumpah-tumpah hahaha :D.

Setelah selesai semua kita volunteer briefing lagi untuk acara hari kedua, setelah itu kita pulang kerumah masing-masing.

Hari Kedua #TIAJKT2016

Image

Di hari Kedua (18/11/2016) TIA Jakarta 2016 tak kalah seru nya, di stage apapun ramai banyak pengunjung, apalagi di Main Stage lebih ramai karena speakernya keren-keren dan ada “Developer Stage” yang dikhususkan bagi Developer Aplikasi, jadi buat yang suka ngoding ada stage nya sendiri :D, hari kedua hari terakhir acara banyak ilmu yang didapat disana, saya menjadi terbuka pikirannya bahwa “Dunia itu luas” jadi open your mind start now , its soo amazing event wooaahh….

Bad News

Image

Tapi minggu kemarin dapat kabar duka bahwa temen volunteer Tech in Asia, yang sempet ngobrol juga disana ternyata meninggal karena Hypotermia saat mendaki Gunung Pangrango bersama temen-temen Binus lainnya, dialah Edward, semoga amal dan ibadah kamu diterima oleh yang Maha Kuasa yaa sob :)

Foto Dokumentasi

Ask Me TIA Jakarta 2016 Volunter TIA Jakarta 2016 Meja Regis TIA 1 Meja Regis TIA 2 Image Image Image Foto Bersama All Crew TIA Jakarta 2016

Leave a Comment